HAKIKAT IMAN
https://aimihijrah.blogspot.com - Sekedar mengaku beriman tidaklah berat, yang berat adalah membuktikan keimanan tersebut. Kedangkalan pemahaman tentang hakikat iman sering kali membuat seseorang salah dalam membuktikan keimanannya, bahkan diantara mereka justru melakukan hal-hal yang bertentangan dengan tuntunan keimanan itu sendiri, padahal iman memiliki 2 sisi yang tidak bisa dipisahkan; sisi lahir dan sisi bathin dan setiap kita dituntut untuk menegakan keduanya, siapa saja yang hanya menegakan salah satu sisi tersebut berarti keimanannya belum utuh, malahan tidak bermanfaat.
HAKIKAT IMAN
Iman
mempunyai 2 sisi : Sisi Lahiriyah dan Sisi Bathiniyah, Sisi Lahiriyah iman
adalah ucapan lisan dan perbuatan anggota badan, sedangkan Sisi Bathiniyah iman
ialah pembenaran hati kepatuhan dan kecintaannya.
Sisi
Lahiriyah iman tidak akan bermanfaat tanpa Sisi Bathiniyahnya, meskipun dengan
adanya Sisi Lahiriyah ini darah seseorang dapat terpelihara, serta harta dan
keluarganya terlindungi, begitu juga Sisi Bathiniyah iman, ia pun tidak cukup
tanpa Sisi Lahiriyahnya, kecuali jika Sisi Lahiriyah ini tidak dapat dilaksanakannya
karna ketidak mampuannya, atau karna sebab paksaan untuk tidak melakukannya,
atau sebab takut binasa jika melakukannya.
Maka
dari itu, meninggalkan ibadah lahiriyah tanpa adanya alasan syar’i menunjukan
rusaknya bathin dan kehampaan pelakunya dari iman, berkurangnya amal lahiriyah
tersebut menunjukan berkurangnya iman, sebaliknya kuatnya perbuatan lahiriyah
itu menunjukan kuatnya iman seseorang.
Jadi
iman adalah esensi islam dan substansinya, maka atas dasar inilah setiap
pengetahuan dan perbuatan yang tidak memperkokoh keimanan dan keyakinan berarti
terdapat kesalahan/kekeliruan didalam pengetahuan dan perbuatan tersebut.
Dan
setiap keimanan yang tidak mendorong untuk melakukan amal perbuatan menunjukan
ada yang tidak beres dalam keimanan tersebut.[1]

Post a Comment for "HAKIKAT IMAN"